Senin, 06 April 2009

Secara umum, logika, estetika, dan etika dalam perilaku, integritas, dan daya manusia

Hari Sabtu dan Minggu merupakan hari yang ditunggu-tunggu. Terasa lega, semua kepenatan dan kesibukan yang memberatkan dan membebani selama 5 hari kerja ditutup dengan senyum bahagia. Istirahat di rumah dan bareng keluarga.

Judul postingan ini, berawal dari menonton acara seorang Motivator di sebuah stasiun TV swasta pada suatu hari Sabtu/Minggu. Mengendap terus dalam hati dan pikiran. Sangat menarik, sederhana dan manusiawi.

Logika berkaitan dengan logis/betul/nyambung/masuk akal atau tidak logis/betul/nyambung/masuk akal. Estetika berkaitan dengan estetis/indah atau tidak estetis/indah. Etika berkaitan dengan etis/baik dan tidak etis/baik. Ketiga IKA ini tertuju pada perilaku. Bagaimana kita menilai segala sesuatu dan menindaklanjutinya?

Zadi, perilaku, integritas dan daya manusiawi ato terjemahan bebas sebagai: pengetahuan, sikap, tindakan--mempercayai dan dipercayai--daya intelektual, daya emosional, daya spiritual, merupakan inputs dan perlu manajemen yang benar sehingga memberi efek dan dampak sebagai manusia yang manusiawi.

Contohnya, bila kita bekerja dalam sistem tertentu, kerjakanlah tugas sesuai protap yang ada. Jangan nyeleneh sampai dilanggar. Itu bakal jadi bom waktu. Lainnya, bila kita mendapat tugas yang tidak ringan dan agak di luar kerjaan rutin, lakukanlah dengan senang hati. Karena senang hati adalah kunci awal untuk memulai segala sesuatu apalagi yang diri kita anggap sulit. Lalu, jagalah komunikasi yang mesra dengan rekan kerja dan atasan. Bila ada ganjalan, pertanyaan, ketidakmengertian, ketidakpahaman, jangan ragu dan sungkan untuk bertanya, tentunya dengan cara komunikasi yang layak. Nah, bila akhirnya tetap merasa tertekan dan terbebani, tetaplah bersenang hati, karena itulah kunci awal dan akhir agar tetap bisa fokus dan tetap bisa bekerja, berkarya dan melayani. Selain itu, jangan mengesampingkan melakukan hal lain di luar tugas kantor anda. Perlu pengembangan dan perluasan kehidupan sosial dan seni anda. Ingat manusia eksis dan dihargai dari karya logis, estetis dan etis yang dihasilkan atau yang dipancarkan.

Yang terpenting dari semua itu, jangan menjauhkan diri dari Sang Maha Kuasa. Semuanya tidak akan berarti bila kita mengingkari Sang Pencipta dan Sang Pemilik Perilaku, Integritas dan Daya Manusiawi.

Zadi lagi, beristirahatlan dengan senang bersama orang-orang yang mencintai dan menghargai perilaku, integritas dan daya manusiawi anda.

So, Salam SEHAT dan Salam HAPPY.

0 komentar: